Kalahkan tuan rumah Pupuk Kaltim 2-1 Persib Berjaya di Bontang

October 7th, 2008 by yudi

Persib Bandung berhasil memenuhi target pertamanya dengan meraih angka penuh setelah mengalahkan Pupuk Kaltim Bontang 2-1 (2-0) pada pertandingan lanjutan Liga Super Indonesia (LSI) 2008-2009 di Stadion Mulawarman Bontang, Senin (6/10) malam. Bagi Persib, kemenangan tersebut merupakan yang pertama di luar kandang.

Duet striker Rafael Alves Bastos dan Airlangga tampil kompak dan mampu menjadi pahlawan kemenangan Persib. Tandukan Bastos memanfaatkan umpan Airlangga, ketika pertandingan baru berjalan dua menit membuka keunggulan Persib atas tuan rumah. Pada menit 40, giliran Bastos memberikan assist kepada Airlangga untuk menggandakan keunggulan Persib. Pupuk Kaltim hanya mampu memperkecil kekalahan melalui eksekusi penalti Tarik El Janaby pada menit 72.

Kendati masih tetap tertahan di peringkat kedelapan klasemen sementara, namun nilai 19 yang sudah dikumpulkan dari 11 laga merapatkan persaingan Persib dengan tim-tim deretan papan atas. Selain itu, kemenangan atas Pupuk Kaltim itu juga membuat Persib bisa mempertahankan tradisi tak pernah kalah di Bontang.

Kemenangan itu disambut suka cita kubu Persib. “Kita bersyukur bisa memenuhi target poin penuh dari pertandingan ini. Apalagi, ini kemenangan away pertama. Semoga bisa terulang pada laga berikutnya,”

MengaumLah Yang Keras Maung Bandungku….!!!

Bahan Renungan - Terhukum 1 Tahun

August 17th, 2008 by yudi

Lebih baik terlambat dari pada tidak sama sekali….
Mungkin itu selogan yang pantas untuk para bobotoh setia sang “Pangeran Biru” Persib. Lebih baik terlambat untuk berubah dari pada tidak sama sekali. Setelah beberapa tahun terakhir melihat perkembangan bobotoh ternyata masih belum baik dari tahun ke tahun bagaimana tidak setiap liga di gelar selalu ada kerusuhan yang terjadi. Bukti terakhir ketika melawan “Macan Kemayoran” Persija bobotoh mengamuk, baik didalam atau pun di luar stadion, melihat kejadian ketika melawan Persija dengan kualitas wasit yang masih dibawah standar Fifa seharusnya BLI bisa lebih tanggap melihat kinerja wasit pada setiap pertandingan. Namun lupakanlah percuma kita bahas Wasit tidak akan pernah ada perubahan dari BLI untuk mencari wasit lokal yang jujur dan berkualitas.

Dengan ada nya sanksi dari BLI untuk bobotoh,yang melarang menggunakan atribut Persib dalam setiap pertandingan.Belum lagi sanksi yang diberikan oleh bapak Kapolda yang melarang Persib menggelar pertandingan di Bandung. Sungguh ironis memang jika melihat bobotoh saat ini. Namun itu lah yang harus dijalani sekarang oleh para bobotoh. Sebuah pelajaran berharga yang harus dibayar mahal oleh bobotoh, sebuah pembelajaran berharga dari sebuah profesionalisme dan kedewasaan.

Kini Bapak Kapolda telah memberi sinar terang pada Persib untuk dapat kembali berlaga di Bandung walau pun pertandingan digelar tanpa penonton. Semoga dengan ada nya niat baik dari Bapak Kapolda dapat merubah citra buruk bobotoh dimata masyarakat Bandung umumnya dan masyarakat Indonesia khususnya. Buktikan Bobotoh Persib saat ini bukan lagi Bobotoh yang dahulu,kini Bobotoh Persib lebih dewasa dan bisa membawa nama baik sepak bola Jawa Barat dan Indonesia.

Tunjukan Kreatifitas mu…dukung pake hati jangan pake amarah…lupakan masa lalu lihatlah masa depan yang dapat membawa Persib menjadi Juara LSI dan Bobothh dapat menjadi Suporter Terbaik..

Hidup Persib…
Kami Rindu Gelar juara…
Kami Bobotoh berjanji akan menjadi lebih baik…
Jayalah Maung Bandung
Jadilah No.1 Pangeran Biru
No Anarcy lur….bobotoh bukan holigan….

Jangan bunuh persibku… Pak Kapolda

August 6th, 2008 by yudi

klo kota bicara tentang persib, pasti akan tertuju di Jawa barat.. Khususnya Bandung   Tapi apa Yang terjadi Jika tim kebanggaan warga Jawa barat Harus memainkan partaikandangnya di tempat Lain ???

Sedih hati ini melihat tim kesayangan berjuang sendirian, tapi itu semua tidak akan membuat kepercayaan dan kesetiaan saya luntur kepada sang pangeran biru.

Kami “bobotoh” telah menerima hukuman dari komdis… Tapi kenapa persib juga harus mendapat imbasnya ??

Ada apa Dengamu Pak kapolda ?? Untuk mengamankan 1 pertandingan saja anda tidak sanggup apa lagi harus mengurus keseluruhan jawa Barat ??

kapolda.jpg

WE LOVE YOU SO MUCH MR.Kapolda Drs. SUSNO DUADJI, SH, MSc BUT WHY DOES YOU HATE US SO MUCH,,,???

Maafkan Kami Sang Maung…!!

August 6th, 2008 by yudi

totalitas.jpg

Layaknya seorang kesatria yang sedang terluka yang dengan gagahnya bertarung memperjuangan hargadiri dan kehormatan hingga darah penghabisan itulah PERSIB malam ini.

Indah, begitulah hati kecil ini berkata. Sebuah hadiah kemenangan yang diraih dalam situasi yang sulit sangatlah terasa indah. Apalagi kemenangan itu seperti sebuah kerinduan panjang yang didambakan. Kemenangan yang diraih disaat banyak pihak memandang sinis, disaat banyak pihak seperti berkonspirasi hendak melakukan penghianatan untuk menjatuhkan.

Terimakasih PERSIB, terimakasih atas hadiah yang engkau berikan kepada kami. Teriakan sekeras apapun mungkin tidak akan mampu membayar apa yang telah engkau berikan kepada kami. Terimakasih PERSIB.

Didedikasikan untuk PERSIB tercinta :

Maafkan kami yang telah melukaimu
Maafkan kami yang tidak dapat menemanimu
Atas nama emosi, maafkan semua ketololan kami
Ketololan yang membuat dirimu dirundung masalah
Ketololan yang membuat mereka tertawa gembira
Ketololan yang kami lakukan hingga kamu terluka
Maafkan kami PERSIB

Dari BOBOTOH untuk PERSIB

Bobotoh Bakal Sambut Persib

August 6th, 2008 by yudi

BANDUNG, TRIBUN - Bobotoh berjanji akan menjemput Persib yang sukses menaklukkan Persik Kediri 3-1 pada pertandingan lanjutan Liga Super di Stadion Manahan Solo, Selasa (5/8). Selain melakukan penjemputan, bobotoh akan melakukan konvoy sekaligus mengawal bus tim Maung Bandung sampai ke mes Persib di Jl Ahmad Yani.

Agenda menjemput tim Persib ini diungkapkan Yana Bool dari Viking. Menurut Yana, sukses Persib menaklukkan Persik pantas disambut. “Kita pantas memberi penghargaan kepada pemain yang tampil maksimal walaupun bermain dalam kondisi kelelahan,” ucap Yana sambil menyatakan, menang atas Persik di Stadion Manahan Solo adalah kemenangan kandang.

“Walaupun pertandingan malam kemarin adalah pertandingan home Persib,” kata Yana memberi alasan.

Kepada bobotoh yang akan ikut menjemput Rafael Alves Bastos dkk, diimbau untuk berkumpul di Stadion Persib. “Kita akan berangkat melakukan penjemputan setelah mengetahui pasti jadwal kepulangan Persib,” tambah Yana.

Sementara itu wartawan Tribun Jabar Gani Kurniawan dari yang meliput langsung pertandingan Persib di Stadion Manahan mengatakan, tim Persib dijadwalkan akan tiba di Kota Kembang pada pukul 15.00. Dari Solo tim Persib akan menuju Bandung dengan menggunakan pesawat terbang

source: tribun

Sepakbola lawan Polisi

August 4th, 2008 by yudi

INILAH.COM, Jakarta Dua klub papan atas, Persija Jakarta dan Persib Bandung dilarang main di stadion sendiri. Polisi tak mau keributan dengan skala lebih besar terulang. Ini akibat anarkisme penonton dan profesionalisme petugas keamanan di stadion.

 

maungpank1.jpg

 

Sutiyoso tak habis pikir.Mantan Gubernur DKI Jakarta yang pembina Persija itu heran,Macan Kemayoran dilarang tampil di Stadion Utama Gelora Bung Karno,Senayan, Jakarta.Di layar televisi, dia mengungkapkan tak sependapat dengan keputusan pihak kepolisian. Mestinya bukan pertandingannya yang dilarang. Yang harus dicari adalah bagaimana pengamanan lebih efektif. Kalau begini, bagaimana sepak bola kita bisa maju,katanya.

Harusnya, sudah dua kali Persija jadi tuan rumah musim perdana Kompetisi Liga Super Indonesia. Tapi, keduanya gagal jadi kenyataan. Jumat (1/8), harusnya mereka menjamu Persijap Jepara. Empat hari sebelumnya, Senin (28/7), duel mereka lawan Persita Tangerang di tempat yang sama pun tak terlaksana.

Adalah petugas kepolisian yang melarangnya. Kapolda Metro Jaya, lewat surat bernomor R/2435/VII/2008/Datro, tak mengizinkan laga itu terjadi. Alasannya, keributan antarsuporter rawan terjadi.

Sedikitnya, ada dua peristiwa yang melatarbelakanginya. Sebelumnya, terjadi keributan antara suporter Persib dan Persija di Bandung. Selain itu, ketegangan antara suporter Persija dan Persita juga cukup tinggi.

Persija tak sendirian bernasib apes. Persib juga. Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol. Susno Duadji juga melarang Persib main di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung. Nasib Persib bahkan lebih miris. Mereka tak boleh menggelarnya selama SETAHUN, termasuk di wilayah lain Jabar sekalipun.Kami sudah membicarakan dengan semua jajaran Polda Jabar. Untuk Persib tidak boleh main lagi Jawa Barat. Kami tidak akan mengizinkannya,tegas Susno.

Kapolda juga menepis kemungkinan untuk memberikan izin kepada Persib bisa menggelar pertandingan kandang jika ada jaminan dari bobotoh untuk tidak berbuat anarkis.Dari mana dan siapa yang menjamin bobotoh tidak berbuat anarkis. Siapa yang menjamin mobil orang aman, mobil orang tidak dirusak kalau Persib kalah,tandas Susno.

Persib, sejatinya sudah mendapat sanksi dari Komisi Disiplin PSSI akibat kebrutalan bobotoh saat menghadapi Persija. Pendukung Persib dilarang masuk stadion untuk satu musim. Hanya, hukuman itu dianggap masih lemah karena yang dilarang hanya mereka yang menggunakan atribut Persib.

Salahkah polisi? Dalam kapasitasnya sebagai penjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, adalah kewajiban polisi melakukan langkah-langkah antisipasi. Dan, pada beberapa sisi, lapangan sepak bola memang potensial menghadirkan konflik horizontal melebar hingga ke luar stadion.

Dan, keributan seperti sudah menjadi bagian dari fanatisme sempit penonton sepak bola Indonesia. Tiada musim kompetisi yang bebas dari tindakan anarkis. Perkelahian antarsuporter, bahkan dalam level kompetisi terbawah sekalipun, kerap terjadi. Belum lagi aksi saling pukul antarpemain, tindakan anarkis pemain memukul wasit, atau lemparan benda-benda keras ke lapangan pertandingan.

Ironisnya, kekerasan dan anarkis itu kian kerap muncul meski sudah ada kelompok-kelompok suporter yang terafiliasi ke klub-klub. Secara sosiologis, bisalah ini dipandang sebagai sikap tidak jantan bangsa ini. Keberanian ketika sudah berkumpul ramai-ramai.

Tapi, penonton bukanlah satu-satunya faktor yang bisa disalahkan. Buruknya profesionalisme pelaku sepak bola Indonesia, juga jadi pemicu. Ya, pemain, pelatih, atau WASIT. Padahal, di dada mereka sudah disematkan perlambang profesionalisme. Karena itu, mereka mendapatkan bayaran sekelas manajer perusahaan terpandang. Bahkan, beberapa di antara pemain memiliki gaji sebesar direktur.

Manajemen kompetisi juga lemah. Badan Liga Indonesia sejatinya sudah membuat Manual Liga Super Indonesia. Syaratnya; hebat. Tapi, seiring perjalanan waktu, ada saja faktor-faktor yang membuat banyak persyaratan dikangkangi. Mereka takut kalau kompetisi hanya diikuti 6-8 klub saja rupanya.

Polisi? Ini pun tak beda jauh. Tak profesional. Polisi datang ke stadion untuk mengamankan dan karena itu mendapatkan uang rokok. Faktanya, sebagian besar justru datang ke stadion untuk menonton pertandingan, bukan mengantisipasi faktor pemicu keributan. Akibatnya, saat keributan terjadi, pergerakan polisi tak pernah taktis untuk mempersempit ruang keributan.

“Jangan Dibunuh Semuanya”

August 3rd, 2008 by yudi

Ketua Umum Viking Persib Fans Club, Heru Joko memahami dan mengerti dengan kebijakan Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat yang tidak mengeluarkan izin kepada Persib untuk menggelar pertandingan kandangnya. Namun karena tindakan anarkis yang terjadi usai pertandingan melawan Persija Jakarta itu dilakukan oleh segelintir oknum bobotoh, keputusan kepolisian itu bisa dibicarakan kembali agar tidak membunuh semangat bobotoh secara keseluruhan.

“Karena mereka merupakan pihak yang paling berwenang soal keamanan, saya mendukung keputusan kepolisian. Tapi, saya pikir keputusan itu terlalu berat buat kami. Kalau tidak bisa menyaksikan pertandingan Persib, pasti ada sesuatu yang hilang,” kata Heru ketika dimintai komentarnya soal keputusan Polda Jabar yang tidak mau mengeluarkan izin pertandingan Persib.

Menurutnya, hukuman atas tindakan yang dilakukan oknum bobotoh itu terlalu berat untuk bobotoh lainnya yang memang secara tulus mendukung tim kesayangannya. “Ini bukan pembelaan. Tapi, tindakan itu (anarkis, red) dilakukan oleh oknum bobotoh. Bagaimana dengan bobotoh lain yang secara tulus mendukung Persib dan tidak pernah bertindak anarkis. Mereka jumlahnya sangat banyak. Jadi, bobotoh itu jangan dibunuh semuanya dengan hukuman itu,” kata Heru.

Ketika ditanya apakah Viking bisa memberikan jaminan kepada pihak kepolisian tidak akan ada aksi anarkis lagi, Heru menyatakan tidak bisa. “Kita tidak bisa memberikan jaminan seperti itu. Soal jaminan keamanan, itu merupakan kewenangan kepolisian. Kita ikut saja hukum yang ada. Kalau ada yang berlaku anarkis, tindak saja,” ujarnya.

Menurut Heru, dibandingkan hukuman seperti itu, yang justru dikhawatirkan bakal menimbulkan persoalan baru, ada baiknya dilakukan pendekatan dan pembinaan terhadap kelompok-kelompok bobotoh agar kejadian serupa tidak terulang.

 

This is viking jakarta

April 9th, 2008 by yudi

Munculnya Viking Jakarta sebenarnya tidak jauh dari Viking Jabodetabek, karena kami masih satu induk dengan Viking Jabodetabek. Viking Jakarta adalah sub-distrik dari Viking Jabodetabek, sama halnya seperti Viking Bogor, Viking Bekasi, Viking Tangerang atau pun Viking Depok. Hanya kebetulan domisili kami benar-benar di Jakarta.
Dalam Viking Jakarta, tidak ada struktur kepengurusan karena kami masih mengacu kepada kepengurusan Viking Jabodetabek, tapi ada yang diseniorkan atau dituakan. Selama ini semua anggota yang ada kurang lebih ada sekitar 80 orang. Jumlah tersebut masuk dalam keanggotaan Viking Jabodetabek yang hampir mencapai 400 anggota, jadi anggota yang Viking Jakarta hampir 20% dari Viking Jabodetabek.
Kami hadir karena kesamaan dalam hal domisili dan juga dalam kesetiaan dalam mendukung sang idola, PERSIB BANDUNG. Kami adalah keluarga dalam organisasi ini terlebih lagi kami berada diperantauan dan juga di kota yang notabene ada supporter yang merupakan musuh bebuyutan Viking Persib Club, maka kami selalu melakukan kegiatan rutin seperti futsal untuk merapatkan barisan dan mempererat kekeluargaan diantara kami, bahkan mengenalkan bagi yang belum mengenal satu dengan yang lain.

Seperti halnya keluarga tentunya masing-masing karakter dalam keluarga berbeda, karena individu yang ada didalam wadah Viking Jakarta berasal dari berbeda asalnya, bukan hanya warga Sunda, ada juga warga asli Betawi, ada juga yang berasal dari Yogyakarta atau pun dari Medan. Maka dari itu untuk menfasilitasinya kami cukup sering melakukan beberapa pertemuan baik itu dalam futsal atau pun sekedar bermain Playstasion dikediaman Ketua Viking Jabodetabek (Kang Janu). Hubungan seperti inilah yang akan membuat kami Viking Jakarta akan selalu eksis dibawah bendera Viking Jabodetabek.

Bagi kami menjaga nama baik PERSIB BANDUNG adalah suatu kehormatan.

Kami akan selalu BIRU walaupun berada di daerah ORANGE, karena akan terus mendukung sang idola, PERSIB BANDUNG, dimanapun dan kapanpun, walaupun didaerah musuh sekali pun karena kami BANGGA menjadi Bobotoh PERSIB BANDUNG, nama tersebut akan kami bela sampai kapan pun.

THIS IS VIKING JAKARTA…..The Real Front Line from PERSIB Bandung, stay BLUE behind the enemy lines……

viking slalu ada

March 27th, 2008 by yudi

VIKING SELALU ADA!!!!!!!!
ITULAH JAWABAN BAGI SEPORTER YANG MERAGUKAN KAMI.
CAMKAN INI VIKING SELALU ADA DI MANAPUN TAK PEDULI DI JAKARTA SEKALIPUN.
KAMI TAKAN TAKUT ATAUPUN MALU MEMAKAI BAJU BIRU KARAENA KAMI ADLAH VIKING YANG TAK PERNAH TAKUT DENGAN APAPUN!!!!
INGAT SUATU SAAT JAKARTA AKAN JADI LAUTAN BIRU!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

“Kami Tidak Akan Pernah Lelah Mendukung PERSIB, Dimana pun dan Kapan pun Sampai Titik Darah Penghabisan!! Karena Kami Bangga Menjadi Bobotoh PERSIB!!”

Spanduk viking jakarta

JANJI UNTUK SEBUAH KEHORMATAN

March 27th, 2008 by yudi

Ksatria Viking

KAMI PARA VIKING JABODETABEK MEMANG ADA..
DAN BEBAS MEMAKAI ATRIBUT KAMI.. DAN ITU NYATA..
KARENA KAMI ADALAH SEKOLOMPOK SUPORTER YANG TIDAK BISA DI PANDANG SEBELAH MATA..

PERSIB DI DADAKU
PERSIB KEBANGGAAN KU
PERSIB LAH SEGALA NYA
PERSIB BELAHAN JIWA KAMI
BAGI MU PERSIB JIWARAGA KAMI
KAMI YAKIN TAHUN INI PASTI JUADI JUARA

TUNJUKAN PADA DUNIA BAHWA SEBENAR NYA KITA MAMPU!
KANG JAYA BAWALAH PERSIB JAYA DITANGAN MU
KAMI PERCAYA KAN SEMUA NYA PADA MU